Jumat, 13 Juni 2014

Keutamaan Zikir (kumpulan hadits)

 Keutamaan Zikir (kumpulan hadits)

1. Apabila kamu melewati taman-taman surga makan dan minumlah 

sampai kenyang. Para sahabat lalu bertanya, "Apa yang dimaksud 

taman-taman surga itu, ya Rasulullah?" Beliau menjawab, 

"Kelompok zikir (Kelompok orang yang berzikir atau majelis 

taklim)." (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

2. Menyebut-nyebut Allah adalah suatu penyembuhan dan menyebut-

nyebut tentang manusia adalah penyakit (artinya penyakit 

akhlak). (HR. Al-Baihaqi)

3. Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, kalau kamu selamanya 

bersikap seperti saat kamu ada bersamaku dan mendengarkan zikir, 

pasti para malaikat akan bersalaman dengan kamu di tempat 

tidurmu dan di jalan-jalan yang kamu lalui. Tetapi, wahai 

Handhalah (nama seorang sahabat) kadangkala begini dan 

kadangkala begitu. (Beliau mengucapkan perkataan itu kepada 

Handhalah hingga diulang-ulang tiga kali). (HR. Tirmidzi dan 

Ahmad)

4. Rasulullah Saw menyebut-nyebut Allah setiap waktu (saat). 

(HR. Muslim)



5. Perumpamaan orang yang berzikir kepada Robbnya dan yang 

tidak, seumpama orang hidup dan orang mati. (HR. Bukhari dan 

Muslim)

6. Nyanyian dan permainan hiburan yang melalaikan menumbuhkan 

kemunafikan dalam hati, bagaikan air menumbuhkan rerumputan. 

Demi yang jiwaku dalam genggamanNya, sesungguhnya Al Qur'an dan 

zikir menumbuhkan keimanan dalam hati sebagaimana air 

menumbuhkan rerumputan. (HR. Ad-Dailami)

7. Dua kalimat ringan diucapkan lidah, berat dalam timbangan dan 

disukai oleh (Allah) Arrohman, yaitu kalimat: "Subhanallah 

wabihamdihi, subhanallahil 'Adzhim" (Maha suci Allah dan segala 

puji bagi-Nya, Maha suci Allah yang Maha Agung). (HR. Bukhari)


8. Ada empat perkara, barangsiapa memilikinya Allah akan 

membangun untuknya rumah di surga, dan dia dalam naungan cahaya 

Allah yang Maha Agung. Apabila pegangan teguhnya "Laailaha 

illallah". Jika memperoleh kebaikan dia mengucapkan 

"Alhamdulillah", jika berbuat salah (dosa) dia mengucapkan 

"Astaghfirullah" dan jika ditimpa musibah dia berkata "Inna 

lillahi wainna ilaihi roji'uun." (HR. Ad-Dailami)

9. Maukah aku beritahu amalanmu yang terbaik, yang paling tinggi 

dalam derajatmu, paling bersih di sisi Robbmu serta lebih baik 

dari menerima emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada 

berperang dengan musuhmu yang kamu potong lehernya atau mereka 

memotong lehermu? Para sahabat lalu menjawab, "Ya." Nabi Saw 

berkata,"Zikrullah." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)


10. Menang pacuan "Almufarridun". Para sahabat bertanya, "Apa 

Almufarridun itu?" Nabi Saw menjawab, "Laki-laki dan wanita-

wanita yang banyak berzikir kepada Allah." (HR. Muslim)


Penjelasan:
Almufarid ialah orang yang gemar zikrullah dan selalu 

mengamalkannya dan tidak peduli apa yang dikatakan atau 

diperbuat orang terhadapnya.

11. Seorang sahabat berkata, "Ya Rasulullah, sesungguhnya 

syariat-syariat Islam sudah banyak bagiku. Beritahu aku sesuatu 

yang dapat aku menjadikannya pegangan." Nabi Saw berkata, 

"Biasakanlah lidahmu selalu bergerak menyebut-nyebut Allah 

(zikrullah)." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

12. Sebaik-baik zikir dengan suara rendah dan sebaik-baik rezeki 

yang secukupnya. (HR. Abu Ya'la)

Penjelasan:
Rezeki yang secukupnya artinya yang cukup untuk memenuhi 

kebutuhan dan keperluan dan tidak berlebih-lebihan.

13. Di antara ucapan tasbih Rasulullah Saw ialah : 

"Maha suci yang memiliki kerajaan dan kekuasaan seluruh alam 

semesta, Maha suci yang memiliki kemuliaan dan kemahakuasaan, 

Maha suci yang hidup kekal dan tidak mati." (HR. Ad-Dailami)


14. Aku bertanya, "Ya Rasulullah, apa keuntungan dan 

keberuntungan yang diperoleh dari majelis zikir (majelis 

taklim)?" Nabi Saw menjawab, "Keuntungan dan keberuntungan yang 

diperoleh dari majelis zikir (majelis taklim) ialah surga." (HR. 

Ahmad)

15. Tiada amal perbuatan anak Adam yang lebih menyelamatkannya 

dari azab Allah daripada zikrullah. (HR. Ahmad)

16. Wahai Aba Musa, maukah aku tunjukkan ucapan dari 

perbendaharaan surga? Aku menjawab, "Ya." Nabi berkata, "La 

haula wala Quwwata illa billah." (Tiada daya upaya dan tiada 

kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)." (HR. Ibnu Hibban 

dan Ahmad)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar